Home

Advertisement

AIUEO

  • Dec. 19th, 2009 at 2:17 PM
I hope you like this birthday ecard better than last year's text message
 
Happy Birthday Comments
 [info]byto 

BEST WISHES FOR YOU BEIBEHHHHHH 8DDDDDDD LETS GO TO KOREA TO STEAL WONWON WHEN WE ALREADY RICH SHALL WE AHAHAHAHAHA /CRAZIEH

Tags:

PRE-ORDER 8 MAGZ YAHOOO!!

  • Dec. 19th, 2009 at 9:33 AM
 *indonesia only sorry ^^;* 8 MAGZ is a compilation comic of me and my friends XD for the info: ninprime.deviantart.com/journal/29025213/#comments
sample:
TEH CUT FOR THE SAMPLES!!! XD )

Tags:

Ouch..

  • Dec. 18th, 2009 at 9:09 PM
Pada tanggal 12 Desember 2009 di hari Sabtu yang cerah tempo hari, gw ama Nury (partner in crime untuk berhedon ria. hahah) berangkat ke kampus jam 07.15 WIB pagi untuk menghadiri *halah* kuliah pengganti, yaitu mata kuliah Hukum Kenegaraan & Perundang-undangan (biasa dikenal dengan HKPU) dan mata kuliah Hukum Acara Pidana (Hapid). Kita berdua berangkat jalan kaki dari kosan gw dan sebenernya kita berangkat jam segitu udah terlambat, jadinya kita jalan rada cepetan. Nah pas udah nyampe kampus, kita ngeliat papan di selasar akademik buat ngeliat ruangan kuliah HKPUnya dimana dan ternyata itu ada di Gedung 4 ruang 4.3.4 which means kita mesti naik tangga ke lantai 3. O.M.G. Ngos2an bo... Fiuh... Yak, begitu sampai di lantai 3, kita dengan muka tembok langsung masuk ke kelas walaupun udah telat 25 menit. Seperti biasa pak Andy Omara (dosen HKPU), pasrah dan membiarkan mahasiswa telat masuk tanpa menegur. Lalu sekitar jam 9 kurang, kelas pun bubar. Selagi menunggu kelas Hapid yang kata dosen terakhir kali ngajar kelasnya dimulai jam 10 pagi. Jadinya sambil nunggu kelas jam 10, gw minjem laptop Nury dan ngenet di lorong S2. Tapi ternyata, internet kampus makin ngehe. Gw coba connect eh malah ga connect2. Sialan... Karena ga bisa ngenet, gw iseng buka folder temen gw yg isinya bahan2 tugas Hukum Organisasi Internasional (HOI). Gw baca2 dah tentang laporan eksekutif Sekretaris Jenderal PBB taun 2005, Kofi Annan yg judulnya In Larger Freedom. Selain itu gw juga baca2 tentang reformasi Dewan Keamanan PBB yang ada Model A dan Model B. Lumayan lah setidaknya biar gw ga blank2 amat buat ngerjain tugas HOI. Hehe... Nah pas jam 10, gw ke papan akademik buat ngeliat ruangan kuliah Hapid ada dimana. Ternyata di CCTV lantai 1 GKU. Dan lo mesti tau yg bikin gw shiock dan panik tiba-tiba??? Pas gw liat ruangannya, di situ juga tercantum jam kuliahnya... Dan gw melihat.. JAM : 09.00 WIB.  Sugar Honey Ice Tea!!!!! Bajigur. Berarti gw telat sejam!!!!!!!!!!! Tokai.....  Yaudah deh gw buru2 langsung menuju CCTV dan gw nengok dari luar (jendelanya terbuka) buat nyari tempat duduk yg kosong. SIAL. Tempat duduk yg kosong malah paling depan! Mampus... Terus di kelas ternyata dah banyak orang, suasana lumayan hening dan dosennya pun lagi berada di tengah kelas! Mana pintu masuknya ada di tengah, jadi gw keliatan banget klo masuk. Anjrooot.... Dan gw masuk dengan muka super duper tembok, terus cepetan ngibrit ke tempat duduk paling depan. Oh la la.. Ketika gw masuk, ternyata semua pandangan langsung menuju ke arah gw dan suasana MAKIN HENING dan gw ngeliat belakang. Mereka ngelatin gw, gw ngeliatin mereka dan tiba-tiba dosennya nyeletuk, "CANTIIIK.... Pinter ya baru masuk sekarang". Dan semuanya TERTAWA. GREAT. Muka gw makin blo'on.  Entah kenapa yang bikin malesin pada waktu itu sih dosennya. Dia dikenal dengan sebutan ibu2 concursus. Haha.. Ada sebutan itu karena pas waktu semester 2, belajar tentang concursus realis dan concursus idealis dalam Hukum Pidana diajarin ama dia dan bikin anak2 pusing. Tapi menurut gw  belajar concursus ga pusing2 amat. Nah yg bikin malesin itu, gw sering banget kena sasaran pertanyaan dari dia, untungnya sih gw bisa jawab. Salah satunya kayak gini :  Dia : "Hayo, ada yang tau siapa yang melaksanakan putusan pengadilan? Polri atau jaksa? Mana yang bener? Ayo mbaknya yang depan" Gw : "Ya jaksa lah bu" Dia : "Bener ya jaksa?" Gw : "Yakin bener lah bu. Jaksa" Dia : "Denger ga tadi kata mbaknya yg di depan? Benar ya kata mbaknya, yg menjalan putusan pengadilan itu jaksa" dalem hati gw, "Capey deyh..." =.= Terus ada lagi.. Dia : "Ada yang tau maksimal pidana kurungan berapa lama? Ayo mbaknya yang di depan" Gw : "1 tahun 4 bulan bu" Dia : "Berapa mbak?" Gw : "1 tahun 4 bulan bu" (udah tahap pengen ngelempar KUHP + KUHAP ke mukanya dia, astaghfirullah....) Dia : "Ya, jadi yang bener itu 16 bulan ya kalau versi KUHAPnya" Dalem hati gw, "OH EM JIHHH... POINNYA SAMA AJA GITU LOHHHHHHH" dan ini yg bikin temperamen gw memuncak.. Dia : "Ya, untuk mengulang kembali pelajaran hukum pidana, ada masih inget pidana bersyarat itu apa??" dan dia menghampiri gw LAGI.... Dia : "Ayo mbaknya. Apa itu pidana bersyarat?" sebenernya gw tau, cuma gw dah males bgt jadi... Gw : "Aduh bu, kok ke saya lagi? Ke lainnya aja deh bu" Dia : "Saya maunya Anda yang menjawab" Gw : "Kasih ke lainnya aja deh bu" Dia (maksa) : "Ayo dong mbaknya. Masa' ngga tau pidana bersyarat?" Gw (udah muak) : "SAYA LUPA BU" Hhh.. Bener2 deh tuh ibu2 concursus.. Tapi walaupun gw telat (banget) masuknya, ternyata gw cukup beruntung. Kelasnya yg seharusnya cuma 1 jam pelajaran, jadi 2 jam pelajaran. Jadi selesai kuliahnya jam stengah 12 lebih 10 siang. Yang penting niat gw hari itu pengen dapet ilmu. Bodo' amat deh awalnya diketawain terus dicecerin ama dosennya. Hehe..

ZOMG

  • Dec. 17th, 2009 at 11:59 PM
HEIHOOO FLIST /O/

Sorry for spamming your page with suju-ness lately (_ _)Teh virus is really too much ORZ

And i just realized that i never been wrote about daily life recently ORZ

Well..Today after financial management class that ended at 6.30, me with my univ friends went to Paris Van Java to watch a movie..Actually i want to watch avatar 3D but my friend keep nagging me to watch paranormal activity. And now here we are...staying at my dorm because we are too scared to sleep alone in our own dorm LOL the film actually is not that scary, but it left us with such a big PARNO feeling, especially to the one who ever feel "their" presence in the room ORZ

But the thing that make me super ORZ in there, beside watching paranormal activity,is the midnite sale event. BECAUSE I CANT HAZ MONEY AND I AM SUCH A SALEWHORE ORZ WHYYY THIS HAPPEN TO ME WHHHYYYYYY

and people, wish me luck for not getting sleep till 2am. LOL

Tags:

ITS.OUT

  • Dec. 11th, 2009 at 10:52 PM



B-BLACK BUTLER?

BUJANG LAPUK TAJIR LAGI CARI ISTRI?

HOST CLUB??

PERFUME ADVERTISEMENT?

WHATEVER IT IS, STILL...ASHDJKAHSDJKADHJKADHAJKDAD /FANGASM


/forget being sick and must do some rest

Dec. 11th, 2009

  • 3:03 PM
STAR FRUIT STORYBOOK DONE

GYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA, SO EXHAUSTEEEEEED~~~

actually, i'm not satisfied with this book. because of the color... star fruit is mainly with green color, NOT BROWN.. grrr... it must be because of my scanner =_= (LOL, must be my fault. my color style is dominant with brown, i know XD)

and i paid so much money for this assignment orz
say hello to instant noodle~~

next assignment, calender illustration. and 5 kind of typograph +_+

Tags:

After All (part II)

  • Dec. 11th, 2009 at 2:40 AM
I don't know where to start. It's been a GAY DAMN LONG TIME I haven't post any on my LJ. Fiuh.. It's a long story. Okay, I guess I'll start to continue my story from previous post. It's about my carrier in MCC (Moot Court Competition) life.

....
Ya, setelah libur lebaran (di tahun 2008), anak-anak 2008 yang masih ingusan ini pun digiring oleh sang penggembala yaitu Mas Echa (angkatan 2005). Kita diberi berbagai materi tentang Hukum Pidana dan Hukum Acara Pidana yang seharusnya baru dapet di semester 2 dan semester 3. Awalnya kita terasa berat untuk memahami materi-materi tersebut, tetapi semangat kita tidak padam dan lumayan 'masuk' ke otak. Haha... Setelah diberi materi-materi, kita latihan membaca berkas, dari berkas Penuntut Umum, Penasehat Hukum sampai berkas Hakim. Saya dan teman-teman pikir membaca berkas adalah hal yang mudah dilakukan. Ternyata.. Oh no.. Sebelum kita membaca berkas kita mesti dan kudu OLAHRAGA (lari-lari dan stretching badan), latihan pernafasan perut (kalau baca berkas mesti pake nafas perut, jangan pakai pernafasan dada. Nanti malah ngos-ngosan kalau pakai pernafasan dada) dan tahap yang terakhir latihan olah vokal. Fiuh.. Jujur, tahap yang menurut saya paling susah itu ialah tahap yang kedua yaitu pernafasan perut. Gila, susah banget buat latihan yang satu ini. Kecuali bagi para penyanyi yang udah terlatih ya gampang aja make pernafasan perut. Benar-benar, untuk menggembungkan perut susahnya minta ampun. Dan akhirnya berbagai macam berkas pun kita 'makan'. Menurutku yang paling susah itu baca berkasnya Penasehat Hukum alias PH. Selain suara yang dikeluarkan harus jelas dan sedikit cepat tetapi juga mesti mendayu-dayu (kayak nada memohon dan menjilat majelis hakim gitu biar putusannya bebas, lepas atau yah hukumannya lebih ringan dari yg dituntut oleh jaksa). Terus berkas Penuntut Umum alias PU juga susah. Soalnya kalau baca berkas ini suara mesti lantang, jelas, tegas dan intonasi nadanya itu 'nyecer'. Dan yang paling gampang sih ya baca berkas Hakim. Kalau baca berkas hakim sih yang penting mesti jelas dan kelihatan berwibawa. Cuma kalau sudah menyangkut Dissenting Opinion (Pendapat hakim yang berbeda), anak-anak yang dapet peran jadi majelis hakim ya mesti bisa baca cepat dan jelas tapi tetep berwibawa. Sama-sama susah juga sih, tapi kalau sering latihan yah jadi terbiasa dan nggak kagok.

Setelah berbagai macam latihan baca berkas, kami pun diplotting (pembagian peran) oleh Mas Echa. Saya pikir, yang pertamanya optimis pengen jadi Penuntut Umum jadi pesimis setelah latihan membaca berkas. Karena suara saya tidak masuk dalam kriteria yang saya sebutkan di atas tadi. Akhirnya saya pasrah. Terserah deh mau jadi apa. Soalnya saya lebih mementingkan untuk mendapat pengalaman, bukan masalah untuk mendapat juara. Akhirnya setelah mengikuti BKI (Bina Kader Islam), yaitu acara makrab dan LDKnya KMFH, plotting dimulai keesokan harinya. Saya, Hanifah, Nasyat, Fikri dan Taka mendapat peran menjadi majelis hakim (Hakim Ketuanya Nasyat karena dia dinilai paling mampu untuk bertanggung jawab dari semua orang). Lalu Prila dan Dinda mendapat peran jadi Penasehat Hukum. Wini dan Zubet menjadi Penuntut Umum. Dimas jadi saksi, Mbak Indah jadi saksi ahli, Mas Umam jadi saksi ahli juga, terus Mbak Titi jadi Panitera, Mas Yogi jadi Juru Sumpah, Adit jadi Petugas Pengadilan dan tidak lupa.. Rangga jadi terdakwa. Rangga adalah satu-satunya orang yang sangat tidak puas dengan pembagian peran. Karena dia sangat ambisius dan optimis mendapat peran menjadi Penuntut Umum dan ternyata hasilnya jatuh kepada Zubet. Terjadilah konflik di sini. Mulai dari dia nggak mau kerjasama dengan Prila & Dinda, berantem sama Dinda, dan ampir bikin semuanya sebal karena tingkah lakunya yang angkuh, sombong dan kelihatan tidak terima dengan hasil plotting. Tetapi alasannya tidak hanya itu saja, tim berkas MCC KMFH ternyata ada masalah. Pada saat pengumpulan berkas, kita malah dikurangi 100 poin. Setelah berdebat dengan panitianya, akhirnya nilainya ngga jadi dikurangi, tetapi tim lain ditambah 100 poin (yah sama aja ini mah. sial). Jadi dengan adanya kejadian ini, Rangga pun berpendapat bahwa tim MCC KMFH ngga bakal menang dan ada perkataan yang aku ingat keluar dari mulutnya dia, kalau nggak salah kira-kira dia ngomong seperti ini dengan emosional, "Kalo menurut gua ya, kita tu SIA-SIA latian tiap hari ampe malem dan hanya bikin capek. Udah tau kita ini mau tampil semaksimal apapun, tetep aja ga bakal menang. Kita ini ibarat mau nembak orang tapi ga ada pelurunya dan kita udah kalah sebelum berperang"

Well.. Okay.. Kalau menurut saya, pendapatnya dia memang benar, tetapi sebetulnya yang lebih penting itu bukan masalah hasil mau menang atau nggaknya. Tetapi prosesnya. Kalau kita nggak bisa menikmati proses yang kita jalani, mana mungkin kita juga bakal dapet hasil yang memuaskan. Quotes NO PAIN NO GAIN memang berlaku dalam dunia MCC. Setelah berbagai macam konflik yang ada, hari demi hari kita semakin menjadi tim yang solid. Tetapi latihan sidang saja masih banyak kekurangan dan sempat dimarahi oleh Mas Echa. Namun kita nggak patah semangat. Sampai pada akhirnya di tanggal 12 Desember 2009, Jumat siang setelah sholat Jumat. Kita, tim MCC KMFH tampil di hadapan banyak orang di gedung I yang luas. Masing-masing perasaan anak pada berkecamuk. Dan karena baru pertama kali tampil, tanganku sering sekali bergetar dan deg-degan. Benar saja, masing-masing dari kita ada yang sedikit kagok pada saat membaca berkas (Prila yang bacanya sedikit belibet tapi untungnya dia bisa mengatasi), lalu Wini yang bacanya naik-turun dan badannya goyang-goyang sampai pada saat baca putusan hakim pun juga begitu. Yang paling menegangkan setelah Nasyat membaca bagiannya, lalu dioper ke Taka, lalu ke tempatku. Nah ketika aku membaca bagianku, tiba-tiba aku melihat (kalo ndak salah) bendera hijau diayunkan oleh Time Keeper dan di dalam hati aku menggerutu, "Setan ni orang. Bikin gua kagok aje". Akhirnya aku jadi panik dan Nasyat yang di sebelah kananku ternyata juga ikutan panik. Saking paniknya (takut melewati batas waktu), Nasyat langsung mengambil kertas putusan yang aku belum selesai membacanya! Parah dah.. Lalu setelah membaca amar putusannya, Nasyat malah lupa untuk menandatangi dan malah langsung kasih ke paniteranya! O.m.G... Yang kacaunya lagi ketika Nasyat akan menutup sidang, pertamanya dia mengetok palu sebanyak 2 kali. Lalu buru-buru aku mengingatkan dia, "Syat, 1 kali lagi ngetoknya". Walaupun sempat ada jeda beberapa detik, akhirnya Nasyat mengetok palunya. Setelah penampilan tim MCC KMFH selesai, berbagai macam perasaan bercampur aduk. Mulai dari gelisah, kecewa, sedih, senang, sampai lega. Tetapi waktu itu belum bisa dibilang lega, karena pemberitahuan hasil nilai saja belum diumumkan (siapa pemenangnya dan poin-poin yang didapat).

to be continue... *again*

Tags: